Menyusur Julukan Wonogiri sebagai Kota Gaplek

 Julukan Kota Gaplek melekat dengan Wonogiri karena kondisi geografis dan alam di wilayah Wonogiri, terutama di bagian selatan yang kurang subur untuk menanam padi. Sebagai daerah yang masuk kawasan Karst Pegunungan Sewu, kawasan selatan Wonogiri didominasi oleh tanah berbatu gamping yang berkapur.


Sumber air irigasi juga sulit didapatkan di daerah tersebut. Kondisi alam yang menantang itu menyebabkan masyarakat di wilayah Wonogiri, khususnya Kecamatan Pracimantoro, lebih banyak mengandalkan singkong sebagai tanaman utama. 




Gaplek merupakan bahan makanan yang diolah dari ubi kayu atau singkong yang dikeringkan. Proses pembuatannya cukup sederhana. Singkong dikupas, lalu dipotong-potong kemudian dijemur di bawah terik matahari selama 1 hingga 3 hari hingga kering.


Setelah proses pengeringan tersebut, singkong sudah dapat disebut sebagai gaplek dan siap diolah. Masyarakat Wonogiri dulunya menggunakan olahan gaplek sebagai makanan pokok. Antara lain nasi thiwul, gatot, tape, gethuk, tepung, hingga singkong keju.


Sumber : Tribun Network

Komentar

Postingan Populer